three seconds

TFK0XBHMRE
tentang waktu yang tak bisa kembali. tentang jam tangan di gambar yang tak pernah terbeli | sumber gambar dari web stocksnap

pernah dengar ungkapan ini?

bila kau ingin tahu apa artinya waktu 1 tahun, tanyakan pada siswa yang tidak naik kelas. makna 1 bulan, tanyalah kepada ibu yang melahirkan premature. makna 1 minggu, tanyalah seorang editor majalah mingguan. makna 1 hari, tanyalah seorang yang bekerja dengan gaji harian. makna 1 jam, tanyalah seorang gadis yang sedang menunggu kekasihnya. makna 1 menit, tanyalah seorang yang ketinggalan kereta. bila kau ingin tahu apa artinya watu sedetik, tanyakan pada atlet lari 100 meter.

here’s my story

jam kerja di kementerian keuangan itu mungkin paling panjang di indonesia. penerapannya juga rasa”nya yang paling disiplin di antara kementerian” lain. masuk jam 07.30 dan pulang jam 17.00. jika absen masuk melebihi jam 07.30 dan absen pulang kurang dari jam 17.00, ya berarti harus siap” menanggung konsekuensi potong tunjangan…

well, sejak 2 bulan yang lalu, kebijakan tersebut dibuat lebih fleksibel. pegawai yang absen lebih dari ketentuan yang seharusnya, wajib mengkompensasi jumlah waktu tersebut di jam pulangnya. jadi misalnya saya absen masuknya jam 07.45 (lebih 15 menit), maka saya harus absen pulang 17.15 (lebih 15 menit). dan sebaliknya. jika saya absen 07.10 (kurang dari 20 menit), maka saya dapat absen pulang jam 16.40 (kurang dari 20 menit).

rabu 2 minggu yang lalu, seperti biasa, saya datang agak telat ke kantor. absenlah saya 07.38. dan seperti biasanya, saya mengkompensasi kelebihan waktu 8 menit tersebut di waktu pulangnya. 17.08. ndilalah, besoknya saya dapat info dari kepegawaian, kalau tunjangan saya dipotong 0,5% pada tanggal tersebut

lho salah saya apa ya? kan saya sudah absen sesuai ketentuan

usut punya usut, kompensasi waktu tersebut di atas rupanya juga memperhatikan DETIKnya juga. jadi, saya absen masuk 07.38.41 dan saya absen 17.08.38!!!!!!

KURANG 3 detik dan tunjangan saya melayang 0,5%!!!

sungguh pedih saudara…. semoga tidak ada saudara saya di kementerian keuangan yang bernasib seperti saya ya…

signature5be279cb59a5b

Advertisements